Apa itu Tegangan Putus dari sebuah relay?
Tegangan Putus dari sebuah relai adalah tegangan minimum yang diperlukan untuk menyebabkan kerusakan listrik dan memulai aliran arus melalui penghalang isolasi antara dua komponen konduktif dari relai, seperti kontaknya.
Dalam kasus relay mekanis, kontak-kontaknya terpisah secara fisik ketika relay berada dalam keadaan istirahat, dan penghalang isolasi di antara mereka mencegah aliran arus. Namun, ketika tegangan diterapkan pada kumparan relay, medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan menyebabkan kontak-kontak tersebut saling mendekat atau menjauh, sehingga menyelesaikan atau memutuskan sirkuit listrik.
Tegangan Putus dari sebuah relay adalah karakteristik penting yang menentukan tegangan maksimum yang dapat diterapkan pada kontak relay tanpa menyebabkan kerusakan atau percikan. Ini tergantung pada berbagai faktor seperti bahan isolasi yang digunakan, jarak antara kontak, dan bentuk kontak. Tegangan Putus ditentukan oleh kami dalam lembar data relay, dan ini adalah parameter penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih relay untuk aplikasi tertentu.
Berikut adalah relai kami yang paling populer dengan tegangan putus tinggi.
- Relai Mos
-
- Relai Buluh
-
Tegangan Tinggi Umum
Relai Reed Tegangan Tinggi Umum dirancang untuk aplikasi tegangan tinggi standar yang menangani daya switching hingga 100W dan tegangan beban hingga 4000V.
Tegangan Sangat Tinggi (hingga 20KV)
Relai Reed Tegangan Sangat Tinggi mampu menangani hingga 20.000V.